Header Ads

Musrenbang Pekon Sukarame 2026 Serap Usulan Prioritas, Selaras Program Bupati Tanggamus “Jalan Lurus”



Tanggamus – Pemerintah Pekon Sukarame, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pekon Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tanggamus Tahun 2027. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Kantor Pekon Sukarame.
Musrenbang ini dihadiri oleh Camat Talang Padang Jhoni Irzal, S.Sos, Kepala Pekon Sukarame Yuda Perdana, A.Md, Kasi Pembangunan Kecamatan Talang Padang Hafizun Zikri, Ketua dan Anggota BHP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, pendamping desa dan pendamping lokal desa, PKK, Kepala SD Negeri 1 Sukarame (mewakili), PPL pertanian, PLKB Talang Padang, para kepala dusun se-Pekon Sukarame, aparatur pekon, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Kepala Pekon Sukarame, dilanjutkan sambutan Camat Talang Padang, dan secara resmi dibuka melalui sambutan Ketua BHP Ebi Mualim.

Keterangan Kepala Pekon
Kepala Pekon Sukarame Yuda Perdana, A.Md dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh usulan yang dihimpun dalam Musrenbang merupakan aspirasi murni masyarakat dari enam dusun yang ada di Pekon Sukarame.

“Musrenbang ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan riil di dusun masing-masing. Semua usulan akan kami himpun dan disepakati bersama, kemudian disaring sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran,” ujar Yuda Perdana.
Ia menegaskan bahwa perencanaan pembangunan Pekon Sukarame disusun selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

“Kami memastikan seluruh usulan ini sejalan dengan program Bupati Tanggamus Jalan Lurus, yakni pembangunan yang transparan, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Keterangan Camat Talang Padang
Sementara itu, Camat Talang Padang Jhoni Irzal, S.Sos dalam sambutannya mengapresiasi partisipasi aktif seluruh unsur masyarakat Pekon Sukarame dalam Musrenbang.

“Musrenbang pekon adalah fondasi utama perencanaan pembangunan daerah. Dari sinilah arah pembangunan Kabupaten Tanggamus dimulai,” kata Jhoni Irzal.
Ia juga menekankan bahwa seluruh usulan harus benar-benar mengacu pada kebutuhan mendesak masyarakat dan selaras dengan visi pembangunan daerah.

“Semua usulan yang disampaikan hari ini pada prinsipnya mendukung program Bupati Tanggamus Jalan Lurus, yaitu pembangunan yang terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Usulan Prioritas Musrenbang
Dalam forum Musrenbang tersebut, disampaikan berbagai usulan pembangunan untuk tahun 2027 dari enam dusun yang ada di Pekon Sukarame. Di bidang infrastruktur, usulan meliputi peningkatan jalan pasar, pemasangan lampu penerangan, pembangunan bronjong sungai, serta pengaspalan jalan dari OGT hingga belakang kebon pisang.

Usulan lain yakni penggantian gorong-gorong di area pasar depan Masjid Jami Attawabin guna mencegah kecelakaan pengendara, pelebaran dan pembangunan jembatan arah SD Negeri 1 Peneongan yang mengalami ambles, pembangunan lima titik jembatan, serta pembuatan onderlagh di dua titik Dusun Peneongan.
Warga Dusun Bedeng Kebon Kelapa juga mengusulkan pembangunan bronjong di bantaran sungai sekaligus dukungan terhadap pembangunan Masjid Al Maghfiroh yang saat ini sedang berlangsung. Selain itu, diusulkan pemasangan jaring baja ringan di Jembatan Tangsi agar masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan.

Di bidang perumahan, diusulkan program bedah rumah sebanyak 20 unit. Bidang sosial budaya mengusulkan pengadaan seperangkat alat kesenian pencak silat dan tambur. Untuk bidang pendidikan, diusulkan program “Semua Bisa Sekolah (SBS)” Paket C, yang jumlah pesertanya masih akan disosialisasikan lebih lanjut.

Bidang pertanian dan perkebunan mengusulkan bantuan traktor sawah dan pupuk. Sementara bidang lingkungan hidup mengusulkan pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah serta program pembibitan tanaman penahan tanah.

Guru SD Negeri 1 Peneongan juga mengajukan pembangunan pagar sekolah. Gerbang sekolah telah dibangun melalui swadaya, namun pagar pengaman hingga kini belum tersedia.

Ketahanan Pangan dan Penurunan Stunting
Penyuluh pertanian Nur menyampaikan bahwa program ketahanan pangan dan energi desa akan segera disusun dalam bentuk proposal, khususnya untuk pengajuan bantuan traktor pertanian. Ia menambahkan, apabila tersedia program ketahanan pangan, maka Kelompok Wanita Tani (KWT) juga akan diusulkan.
Sementara itu, Eko dari BKBM menyampaikan usulan jambanisasi sebagai langkah konkret penurunan angka stunting di Pekon Sukarame. 

Ia menjelaskan bahwa terdapat delapan tenaga pendamping yang tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK), terdiri dari bidan dan unsur PKK, yang bertugas mendampingi pemenuhan gizi balita serta melakukan penyuluhan kepada masyarakat.

Seluruh usulan yang disampaikan dalam Musrenbang tersebut akan disaring kembali oleh BHP untuk menentukan program-program yang paling urgen dan prioritas sebelum diajukan ke tingkat kecamatan dan kabupaten.

Kegiatan Musrenbang Pekon Sukarame Tahun 2026 ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh rencana pembangunan yang diusulkan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan semangat Program Bupati Tanggamus “Jalan Lurus”.
(Farizal)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.